Perempuan: Ushalli 'alaa haadzihil mayyitati arba'a takbiiraatin fardhu kifaayatin (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aala. Membaca Al-Fatihah. Takbir 2: Membaca Shalawat Nabi.
Adherence to traditional Islamic procedures and general flow. Recitations (25%): Clarity and accuracy of the Arabic prayers and intentions ( ) used during each stage. Rules & Pillars (30%): Strict adherence to the (pillars) and (conditions) of Islamic funeral law. Ethics & Etiquette (10%):
Laki-laki: Ushalli 'ala hadzal mayyiti arba'a takbiratin fardha kifayatin (ma'muman/imaman) lillahi ta'ala.
: Mendirikan solat khusus empat kali takbir tanpa ruku' dan sujud. teks tajhiz jenazah kamil
Ikat dagu ke kepala agar mulut tidak terbuka.
Memandikan bertujuan untuk mensucikan tubuh jenazah dari hadas dan najis sebelum menghadap Allah SWT. Syarat Syar'i
Liang kubur harus digali cukup dalam (setinggi dada orang dewasa) agar bau jenazah tidak tercium dan tidak dapat dibongkar oleh binatang buas. Disunnahkan membuat lubang landak ( Lahat ) di dasar kubur bagian timur jika tanahnya keras. Adherence to traditional Islamic procedures and general flow
Ganti pakaian almarhum dengan kain jarik atau selimut bersih yang menutupi seluruh tubuh.
Untuk Jenazah Laki-laki: (Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu) Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah kesalahannya."
Tekan perut jenazah secara perlahan untuk mengeluarkan kotoran yang tersisa. Bersihkan kemaluan dan dubur menggunakan sarung tangan (istinja). Ethics & Etiquette (10%): Laki-laki: Ushalli 'ala hadzal
Baringkan jenazah di atas lambung kanan (miring ke kanan) dengan menghadap ke arah Kiblat.
Angkat jenazah dengan cermat dan letakkan di atas kain kafan.
"Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma hadza ma nasyhadu bihi annahu kaffannal mayyita / al-mayyitata ‘ala sunnati rasulika Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam." (Dengan nama Allah, Ya Allah, inilah yang kami persaksikan bahwa kami mengafani jenazah ini menurut sunnah Rasul-Mu Muhammad.)
Masukkan jenazah ke dalam kubur dengan mendahulukan bagian kepala secara perlahan. Orang yang memasukkan jenazah membaca: